Jumat, 26 Februari 2010

pernah kupintal benang rindu-rindu …
menjadi sebentuk sajadah yang indah
namun hujan semalam
telah membasahi semuanya
kunyup…….

Malam……sunyi…dan sendiri rasanya selalu membuat hati dan jiwa menjelajah menembus ruang-ruang waktu yang tersembunyi. Sebuah perjalanan batin yang barangkali hanya kita sendiri yang mampu menikmati dan merasakannya.
Hidup adalah misteri….betapa sering kita ucap itu dan ketika misteri itu datang seringkali kita masih mencoba juga mencari jawab atas misteri itu.
Perjalanan hidup manusia bak lintasi jagad raya penuh warna. Seringkali warna merah tak berarti marah…biru tak berarti rindu…dan.ungu tak berarti duka.
Terkadang di mata kita..dunia nampak hanya berwarna abu-abu. Sebuah keegoisan yang mungkin mengatas namakan "pilihan" telah menjadi pembenar segalanya.
Hidup adalah pilihan…….seringkali juga kita ucap kalimat indah ini, ketika kepada kita disodorkan pilhan-pilihan yang berimbang…sanggupkan kita memilih ? cuma hati kita yang bisa menjawabnya.
Waktu terus bergulir…..mau tidak mau ..suka tidak suka cerita kehidupan akan terus mengalir. Hati bukanlah batu…..dia cuma sepotong daging yang terkadang bisa juga lunak. Hati bukanlah karang…….kelembutannya kadang membuatnya rapuh.
Ketika semuanya harus terbentur pada suatu pilihan……hanya hati yang mampu bicara. Tapi kita harus percaya selalu ada kekuatan yang menggerakkan hati. Sebuah kekuatan yang juga menjadi bagian dari "pilihan" itu sendiri.......

Kamis, 22 Mei 2008

MALAM ITU

Adalah derit waktu
yang membuat kita terpaku
terbiar diantara dingin malam yang menghujam
pada tepian danau bertabur rindu

Keheningan.....kesunyian
melumat rasa memuncaki raga
hingga desah nafas bak derap langkah kaki kuda
larut dalam dekapan selimut tiada sekat
untuk mencoba melepas segala resah di jiwa

Adalah tubuh yang bersatu
diantara qolbu yang terpaut
yang semakin membuat kita tak mudah lelap
meski langit tak lagi berkawan bintang

Malam itu...
Sungguh jasad tlah menggoda rasa
menggetarkan dada seakan badai surga
tergenggam erat dalam lentik jemari
yang tak rela bila kembali sepi

(...................................................................)
Tersentak ku tersadar
pada suara hati yang lembut berbisik,
imanku yang hampir tenggelam
terselamatkan oleh rasa kasih yang sejati

Rabu, 14 Mei 2008

DZIKIR MERINDU

RESAH RINDUKU TAK JUA HILANG
MESKI TERKADANG HARAP DAN DOA
SERING TERLANTUN MENGGUGAH MALAM
AKANKAH PERJALANAN WAKTU
MENJADIKAN RINDUKU SEPERTI SEMESTA,
YANG TERDIAM KARENA KEHENDAK
YANG TAK PERNAH HENTI BERDZIKIR DALAM KESUNYIAN

HABISLAH BENSIN..DATANGLAH HIKMAH

Ada peristiwa yang bagi saya begitu menarik dan sangat menggugah rasa dari sisi perenungan yang amat dalam. Kemarin pagi pas saya berangkat kerja, ditengah perjalanan ternyata bensin sepeda motor habis…bis. Yuppp…mogok jadinya. Untung saja jarak dengan pom bensin di depan nggak terlalu jauh, kejadian dech nuntun kendaraan di pagi hari (anggap aja olahraga bersama kendaraan tersayang).

Dan…alamakkk ! weleh-weleh yang antri mo beli bensin ternyata puanjang banget…hamper 15meter berjajar dua-dua. Saya lirik jam tangan, jam tujuh kurang sepuluh menit. Ah kalo nggak mogok sih nggak pa-pa masih bisa ngebut and yang pasti nggak terlambat kerja. Lha ini udah mogok…antri beli bensin lagi.

Tiba-tiba dari arah belakang wheerrrr….sebuah sepeda motor nyelonong masuk antrian didepan.
Karuan aja orang-orang pada rame teriak-teriak agar orang tersebut nggak nyrobot, meski nggak teriak-teriak frontal begitu saya agak dongkol juga sich. Tapi yang bikin saya penasaran, bener-bener jadi penasaran adalah orang berhelm putih yang berada diantrean terdepan malah mengangguk-angguk dengan sopannya dan mempersilahkan orang yang nyrobot tadi mengisi bensin lebih dulu. Bagi saya ini adalah hal yang bukan biasa terjadi apalagi disaat setiap orang ingin cepat lebih dulu.

Pikiranpun berkelana dalam penasaran, ada peristiwa unik yang saya harus tau apa penyebabnya.
Passs… ternyata orang yang berhelm putih yang mempersilahkan dirinya diserobot tadi masih berhenti didepan toilet (bisa-bisa aja, yang diisi bensin sepedanya, eh yang kebelet pipis malah dia). Iseng-iseng kuparkir sepeda juga disana, udah nggak kepikiran kalo jam kerja uda terlambat.
Saat orang tersebut keluar dari toilet langsung aja saya tanya, “Permisi, maaf pak sekedar mau tanya, kenapa tadi Bapak kok dengan santunnya mau aja diserobot orang untuk ngisi bensin”. Dengan santainya si Bapakpun menjawab,”Saya ini sekedar mencoba menolong orang itu, karena dia terburu-buru dengan kepentingnya yang sangat mendesak . Belum tentu saya bisa menolongnya lagi disuatu hari dan yang terpenting saya begitu puas dengan yang barusan saya lakukan”

Singkat, jelas dan sangat dengan bisa membuang rasa penasaran saya saat itu juga. Bukan main….hari itu saya mendapat sebuah pelajaran dari jalanan yang begitu berarti. Jika bisa memberi ruang pada hati untuk sekedar berbagi , mengalah dan berpikir positif pada kepentingan orang lain…kenapa tidak..?! Bukankah kalo dilakukan dengan ikhlas pasti akan mendapat kepuasan seperti orang itu?

Bikin Hidup Lebih Hidup……kayak iklan rokok aja ya

Selasa, 13 Mei 2008

Wah lama udah nih aku nggak jalan-jalan di dunia maya.....nggak kerasa lebih dari enam bulan tanpa tergoda megang mouse or pencet keyboard. Padahal dulu kalo nggak didepan komputer barang satu dua jam aja...wuihhh rasanya kayak badan pegel semua. Sebenarnya ada alasannya sih aku puasa itu semua, but cukup aku aja deh yang tahu (ssst...rahasia).
By the way, aku nulis gini nih aktualnya agak telat deh rasanya. Soalnya mulai beberapa hari kemaren aku udah coret-coret puisi di blog ini, tapi ora opo-opo kok...anggap aja salam jumpa lagi dengan temen-temen, ok
Buat Si Gundul (sby) yok opo khabare....mbak denny, ehemm tambah mesra aja nih keliatannya...mas Tono semarang, sorry aku belom bisa main kesana blas and konco-konco yang ngirim email tapi belom aku balas sama sekali ...maaf-maaf-maaf-maaf.
Jadi, senyum aja lagi....!

NAFASKU MAUTKU

Sesaat yang akan datang
tak pernah kutahu kelanjutan
dari cerita nafas yang terhisap
Yang pasti,
Sang maut tak pernah jauh
dari setiap langkah yang terjejak
Dengan terpaksa ataupun sukarela
kuharus mencoba siap terhadap segala kemungkinan
Memohon maaf,
mungkin sebagai salah satu jalan
untuk peringan beban
Kepada orang-orang yang begitu dekat lahir dan bathin
atau bahkan yang tiada peduli sekalipun
Semogalah....
tak sesat jalan
tak jua hilang arah
jika setiap saat kuharus pulang kepada-Mu

Senin, 12 Mei 2008

(.......................)

Duh Gusti Illahi Robbi....
jika doa-doa yang terlontar beberapa hari ini
kurang berkenan ataupun bahkan lancang,
Sungguh....komohon maaf
atas segala khilaf rasa dan ikhtiar,
tapi jika alunan doa dan harap yang terpuja
ternyata sejalan dengan kehendak-Mu
Kumohon juga pada-Mu
semoga terlapanglah jalan...terluruskan niat

Sesungguhnya....
Tak hendak kumemaksa "rasa"
agar selalu hadir setiap saat di qolbu
tapi tidaklah mungkin jua bagi diri
untuk menolak wangi aroma sekuntum mawar
yang KAU tebar tanpa terkira ini

Duh Gusti.....
Lusuh sudah jasad menopang rasa
resah pula rasa mengiringi jasad

Terpujalah KAU
ijinkan kuhirup wangi aroma mawar ini
agar menyatu dalam belaian kasih sempurna-Mu
biar hidup tak lagi berada dalam tipuan nafsu