Senin, 12 Mei 2008

(.......................)

Duh Gusti Illahi Robbi....
jika doa-doa yang terlontar beberapa hari ini
kurang berkenan ataupun bahkan lancang,
Sungguh....komohon maaf
atas segala khilaf rasa dan ikhtiar,
tapi jika alunan doa dan harap yang terpuja
ternyata sejalan dengan kehendak-Mu
Kumohon juga pada-Mu
semoga terlapanglah jalan...terluruskan niat

Sesungguhnya....
Tak hendak kumemaksa "rasa"
agar selalu hadir setiap saat di qolbu
tapi tidaklah mungkin jua bagi diri
untuk menolak wangi aroma sekuntum mawar
yang KAU tebar tanpa terkira ini

Duh Gusti.....
Lusuh sudah jasad menopang rasa
resah pula rasa mengiringi jasad

Terpujalah KAU
ijinkan kuhirup wangi aroma mawar ini
agar menyatu dalam belaian kasih sempurna-Mu
biar hidup tak lagi berada dalam tipuan nafsu

1 komentar:

biru mengatakan...

aku terjebak dalam rasa yang begitu dahsyatnya.. namun aku juga terjebak dalam sebuah pilihan yang begitu sulitnya.. dan ketika sisi ego dan kata hati bersiteru apa apa yang kan kita perbuat???
Kini telah kutemukan tempat berlabuhku
Namun ku masih tak bergeming
Tetap terapung di tengah deburan ombak samudera kehidupan
Yang tak hentinya datang silih berganti
Karena...
Tempat itu bukan hakku
Biarlah..
Aku menjaganya dari sini
Dimana aku kini yang masih diam dalam sebuah dilema
Aku tak ingin jadi penjajah
Namun aku juga tak ingin kehilangan