Sesaat yang akan datang
tak pernah kutahu kelanjutan
dari cerita nafas yang terhisap
Yang pasti,
Sang maut tak pernah jauh
dari setiap langkah yang terjejak
Dengan terpaksa ataupun sukarela
kuharus mencoba siap terhadap segala kemungkinan
Memohon maaf,
mungkin sebagai salah satu jalan
untuk peringan beban
Kepada orang-orang yang begitu dekat lahir dan bathin
atau bahkan yang tiada peduli sekalipun
Semogalah....
tak sesat jalan
tak jua hilang arah
jika setiap saat kuharus pulang kepada-Mu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar